- MENGHITUNG LIKUIDITAS
- MENGHITUNG COST OF CAPITAL (COC)
- Biaya modal saham preferen
- Biaya modal saham biasa
ETIKA PROFESI AKUNTANSI
LIKUIDITAS DAN COST OF CAPITAL PADA PT. ACE
HARDWARE INDONESIA Tbk.
SEJARAH PT. ACE HARDWARE INDONESIA Tbk.
Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) didirikan awalnya bernama PT Kawan Lama
Home Center tanggal 3 Pebruari 1995 dan mulai beroperasi secara komersial
sejak tanggal 22 Desember 1995. Pada tanggal 28 Oktober 1997, nama Perusahaan
diubah menjadi PT Ace Indoritel Perkakas, dan kemudian tanggal 28 Agustus 2001
nama Perusahaan selanjutnya diubah menjadi PT Ace Hardware Indonesia. Kantor
Ace Hardware terletak di Gedung Kawan Lama, Lt.5, Jl. Puri Kencana No.1,
Meruya-Kembangan, Jakarta 11610 – Indonesia. Saat ini, ACES memiliki 117 gerai
ritel yang terletak di sejumlah kota besar di Indonesia.
Pemegang saham yang memiliki 5% atau
lebih saham Ace Hardware Indonesia Tbk adalah PT Kawan Lama Sejahtera
(59,97%), merupakan perusahaan yang 99,99% sahamnya dimiliki oleh PT Kawan
Lama Internusa. Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan
ACES meliputi usaha perdagangan umum termasuk kegiatan ekspor impor serta
menjalankan usaha sebagai agen dan distributor. Kegiatan usaha utama ACES
adalah penjualan eceran (ritel) barang-barang untuk kebutuhan rumah tangga dan
lifestyle. Selain itu, ACES memiliki anak usaha dengan kepemilikan 59,9988%,
yaitu PT Toys Game Indonesia yang bergerak dibidang industri dan perdagangan.
Pada tanggal 30 Oktober 2007, ACES
memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM-LK untuk melakukan Penawaran Umum
Perdana Saham (IPO) ACES kepada masyarakat sebanyak 515.000.000 dengan nilai
nominal Rp100,- per saham dengan harga penawaran Rp820,- per saham.
Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal
06 Nopember 2007.
Rasio Likuiditas menunjukkan kemampuan
suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban
keuangannya yang harus segera dipenuhi, atau
kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban
keuangan pada saat ditagih (S. Munawir, 1995 hal 31). Rasio likuiditas terdiri dari :
Current Ratio
Rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan
perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva
lancar yang dimiliki.
Rumus :
Acid test ratio (Ratio Immediate Solvency)
Rasio yang digunaka untuk mengukur kemampuan
perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva
yang lebih likuid.
Rumus :
Menghitung biaya modal hutang
Biaya hutang akanmenunjukkan seberapa besar biaya yang harus
ditanggung oleh perusahaan sebagai akibat penggunaan dana yang berasal
dari hutang (pinjaman). Dalam
menghitung biaya modal relevan adalah biaya hutang setelah
rumus yang digunakan adalah pendekatan after
tax basis, dimana variabel yang diperlukan dalam perhitungan ini antara
lain tarif pajak, beban bunga, dan hutang jangka panjang. Biaya modal utang
dibagi menjadi:
Keterangan :
Kd
|
= Biaya modal hutang obligasi
|
I
|
= Bunga hutang jangka panjang (obligasi) satu tahun dalam
rupiah
|
N
|
= Harga nominal obligasi atau nilai obligasi pada akhir umurnya
|
Nb
|
= Nilai bersih penjualan
obligasi
|
n
|
= Umur obligasi
|
Selanjutnya ka disesuaikan dengan tingkat pajak sehingga :
Menghitung biaya modal saham biasa dengan
menggunakan metode
Keterangan :
Kp = Biaya saham preferen
Dp = Dividen saham preferen
PO = Harga saham preferen saat penjualan
Keterangan :
Ke = Biaya modal saham biasa
Di = Dividen
P0 = Harga penjualan saham saat ini
g = Grow/ pertumbuhan
Menghitung biaya modal rata-rata tertimbang dengan rumus:
Keterangan :
Kd = Biaya hutang
setelah pajak
Pd = Proporsi hutang
Ke = Biaya modal sendiri
Pe = Proporsi modal
sendiri
Dikarenakan
obligasi pada PT. ACE HARDWARE INDONESIA Tbk tidak ada jadi saya lampirkan
laporan keuangan pada PT. ACE HARDWARE INDONESIA Tbk
Referensi :

0 komentar:
Posting Komentar